Mas Dudung Owner Batik Dudung Pekalongan yang pernah ikut andil dan menjadi salah satu Narasumber informasi dalam membuat narasi nominasi batik yang diajukan ke UNESCO untuk mendapatkan nominasi Batik yang diakui oleh dunia untuk keberadaannya sebagai wujud batik warisan dunia. Beliau juga merupakan salah satu diantara penggagas dan pendiri Musium Batik di Kota Pekalongan pada tahun 2006.
1 Year Ago
Mas Dudung Owner Batik Dudung Pekalongan yang pernah ikut andil dan menjadi salah satu Narasumber informasi dalam membuat narasi nominasi batik yang diajukan ke UNESCO untuk mendapatkan nominasi Batik yang diakui oleh dunia untuk keberadaannya sebagai wujud batik warisan dunia. Beliau juga merupakan salah satu diantara penggagas dan pendiri Musium Batik di Kota Pekalongan pada tahun 2006.
Menurut penuturannya Beliau pernah mendapat penghargaan Internasional yaitu dari Inacrft Best of The Best pada Tahun 2014, Seal of Excellence dari UNESCO pada Tahun 2007, yang di sampaikan pada saat kami berkunjung ke kediamannya sekitar awal September 2024.
Mas Dudung juga pernah mendapat penghargaan Nasional seperti motif batik “Kerek Semarangan berhasil meraih juara pertama sedang motif batik Buket Mega Mendung memperoleh juara ke tiga dalam desain lomba batik Nasional yang diselengarakan oleh Yayasan Batik Indonesia di kutip dari batiktumbu.com
2 petuah yang disampekan Mas Dudung yang dalam sekali maknanya;
1. Batiklah dari rasa yang kamu rasakan bukan dari rasa yang orang lain rasakan
Seorang pengrajin memiliki pengetahuan dari multi dimensi keilmuan maka akan semakin kaya ragam batik yang bisa diciptakan atau dihasilkan, sehingga akan mencapai puncak dalam hasil karyanya. Kalau menganggap batik hanya sebagi komiditi maka kalau pas sepi hanya ngeluh dan curhat ke orang lain. Itu tutur nya.
2. Berjuanglah menemukan batik sebagaimana batik ingin hadir di dirimu
Hidup tidak bisa memilih, kita jadi anak presiden , kita jadi anak direktur atau lainya, tapi kita harus menerima takdir, tapi kita harus terima kodrat dengan menjalankanya dengan professional, Allah bermaksud menciptakan Orang menjadi seperti yang di ciptkan oleh Allah, kita sudah maksimal atau belum dengan kondisi sekarang ini. Untuk Manfaatanya antar sesama Khoirunnas Anfauhum Linnas (Sebaik baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia) HR.Ahmad. Bermanfaat buat orang lain itu , apabila sudah bermanfaat buat dirinya sendiri.
Kesimpulannya adalah bahwa kita hidup ini memang sudah ada bidang dan jobsnya masing masing, jadi tinggal bagaimana menerima dan mengembangkan dirinya dalam bidangnya masing masing saja, apakah maksimal atau minimal sehingga jadi sukses atau jadi professional dalam bidangnya.